Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

SGI Bima: Setiap Murid Butuh Ruang Kreatifitas Oleh:Eka Ilham

Gambar
Jangan Memaksa Siswa memahami kita akan tetapi kita yang harus memahami mereka.(Eka Ilham) Foto; Kelompok Jales Veva Jaya Mahe SMKN 10 Bima Kelautan Setiap murid butuh ruang kreatifitas, tugas sekolah dan guru memfasilitasi, mempersiapkan, serta mewujudkan apa yang mereka inginkan. Persoalan yang terjadi di dunia pendidikan saat ini salah satu penyebabnya tidak berjalannya fungsi sekolah sebagai ruang belajar sebagai ruang kreatifitas siswa dan fungsi pendidikan keluarga yang tidak berjalan. Sekolah hanya sebagai tempat menggugurkan kewajiban sebagai label tempat bersekolah. Kasus kenakalan remaja seperti tramadol yang merupakan obat perusak generasi telah begitu menampar dunia pendidikan. Peran orang tua dan lingkungan yang tidak baik menimbulkan pribadi siswa yang tertutup pada lingkungannya, sehingga untuk meningkatkan mental dan kepercayaan diri, anak-anak ini menggunakan obat-obat terlarang seperti tramadol yang merusak kesehatan jasmani dan rohaniahnya. Apa langkah dan so...

SGI Bima:"Taufik Ismail, Bung!" kita pemilik sah republik ini Oleh: Eka Ilham aku mengenalnya dalam

Gambar
"Taufik Ismail, Bung!" kita pemilik sah republik ini Oleh: Eka Ilham Foto:Taufik Ismail Aku mengenalnya dalampuisi "kita pemilik sah republik ini" ucap kata dan syairnya mempertanyakan tanda baca yang menegaskan masih ada keraguan apa aku masih disebut Indonesia,gerangan luka geram menegaskan kita pemilik sah republik ini ketegasannya desau makna, bias cemas pada tajuk aksara katamu akan nasib bangsa ini seribu tahunmu tak diam lusuh kusam aku mencarinya di antara frasa-frasa katamu menyalakan suluh pergerakan, bait-bait menghujam jantungku, suara kata di jalan-jalan tak terdengar, menghentak peluru di anak-anak negeri yang mencari keadilan bukan dia manusia tua sang penyair jika diam lumpuh tak bergerak aku merasuki api menyala dari ledakan sajak-sajak mu kita pemilik republik yang sah perlawanan akan ketidakadilan, ini bukan persoalan miskin dan kaya tetapi ini persoalan keadilan, berkobar, mengaduk tanda menajamkan pena, kau men...

SGI Bima: Menafkahi Orang Tua Sebuah Renungan

Gambar
MENAFKAHI ORANG TUA (sudut renungan) Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka._ _Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya._ _Lihat diri kita saat ini,_ _Sehebat apapun,_ _Suksespun setinggi langit,_ _tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita_ _maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup._ _Uang bisa dicari,_  _ilmu bisa digali_ _jabatan bisa kita raih_ _tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali._ _Satu ibu,_ _bisa merawat tujuh anaknya_ _tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan_ _satu orang ibu._ _Satu ayah,_ _bisa menghidupi 7 anaknya_ _tapi tujuh orang anak belum  tentu dapat menghidupi_ _satu orang ayah._ _Sesekali tengoklah orang tuamu,_ _tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur_ _lihat kerutan di wajahnya,_ _lihat rambutnya yang kini mulai memutih,_ _lihat badannya,_  _yang dulu t...

SGI BIMA: DOA

Gambar
Semoga Pintu-Pintu Langit Membukakan Perlindungannya Untuk Saudara-Saudaraku Di Palestina Semoga Pasukan-Pasukan Langit Menjaga Masjid Al Aqsa Semoga Doa-Doa Yang Berterbangan Menembus Langit Ke Tujuh Untuk Saudara-Saudara Se Imanku Yang Berjuang Foto:Eka Ilham Dan Kaila

SGI Bima: Melihat Dunia Dibalik Jeruji Oleh: Eka Ilham

Gambar
Aku Tawanan Kosong-Kosong Satu Melihat Dunia Dibalik Jeruji Merasakan Sari Pati Anggur Di Negeri Endensor Menikmati Indahnya Negeri Peri Aku Tawanan Kosong-Kosong Satu Melihat Dunia Dibalik Jeruji Menggapai Dunia Di Ujung Kutub Menggapai Balik Bukit Memecah Gelap Malam Memandang Bintang Kutub Dan Bintang Kejora Aku Tawanan Kosong-Kosong Satu Melihat Dunia Dibalik Jeruji Menikmati Bidadari Dari Nirwana Mengetahui Segala Sesuatu Ciptaan Dia Yang Tampak Dan Malam Yang Tersembunyi Aku Tawanan Kosong-Kosong Satu Melihat Dunia Dibalik Jeruji Melihat Dunia Dengan Pena-Penaku Melihat Dunia Dengan Syair-Syairku Aku Tawanan Kosong-Kosong Satu Melihat Dunia Dibalik Jeruji Setelah Kuputuskan Ikatanku Dengan Dunia Cukup Syair Dan Penaku Aku Sudah Melihat Dunia Bima, 22 Juni 2016 Dari Kumpulan Puisi Guru Itu Melawan Penerbit: SMI Yogyakarta Foto:Eka Ilham

SGI Bima: Life Must Go On

Gambar
Hidup harus berjalan, hidup harus berlangsung.Karena hidup hanya sekali seumur hidup. Hidup adalah kebahagian, kerikil-kerikil tajam hanyalah mozaik kehidupan. Lahir dan mati adalah kodratnya manusia. So..life must go on.. don't be sad and be happy. Foto: Eka Ilham

SGI BIMA:PUISI SAVE PALESTINE GAZA OLEH: EKA ILHAM

Gambar
Peluru-peluru itu menghujam kota Gaza Pagi Siang Malam Peluru-peluru itu menghujam sampai ke Masjid Al-Aqsa Jangan lupa sejarah, mereka negeri pertama yang mengakui kedaulatan ibu pertiwi ini Janga  lupa sejarah mereka ada pada saat dibutuhkan Sekarang gaza butuh kita Mereka berjuang dengan tangan dan batu Inti Faddah Semoga pasukan langit melindungi tanah suci itu Bima, 23 Juli 2017 FOTO: EKA ILHAM

SGI BIMA: PUISI UNTUK GAZA PALESTINA OLEH:EKA ILHAM

Gambar
Peluru-peluru itu menghujam kota Gaza Pagi Siang Malam Peluru-peluru itu menghujam sampai ke Masjid Al-Aqsa Jangan lupa sejarah, mereka negeri pertama yang mengakui kedaulatan ibu pertiwi ini Janga  lupa sejarah mereka ada pada saat dibutuhkan Sekarang gaza butuh kita Mereka berjuang dengan tangan dan batu Inti Faddah Semoga pasukan langit melindungi tanah suci itu Bima, 23 Juli 2017 Foto:Eka Ilham

SGI Bima: Pendidikan Keteladanan Oleh: Eka Ilham

Gambar
Jangan Memaksa Anak Didik Kita Memahami Kita Akan Tetapi Kita Yang Harus Memahami Mereka (Eka Ilham) Menjadi seorang pendidik atau guru tidaklah semudah yang ada dalam tataran teoritis dari pakar-pakar pendidikan yang melahirkan banyak buku yang mereka tulis ,belum tentu mereka adalah pelaku dari pendidikan itu sendiri. Proses mengamati perlu akan tetapi menjadikan guru sebagai inspirasi dan motivasi membutuhkan waktu yang lama tidaklah semudah kita membalikkan telapak tangan. Proses menuju guru yang menaladani siswa dan siswinya membutuhkan sebuah kesabaran dan pengalaman. Guru harus mampu menjadi seorang seniman di dalam ruang kelas. Guru harus mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi siswa-siswanya. Setiap energi dan semangat pengabdian adalah energi-energi positif disetiap pertemuan didalam kelas. Mengajar bukan hanya sekedar menumpahkan ilmu yang bersumber dari sebuah buku ke otak anak manusia akan tetapi mengajar adalah seni memahami siswa. Mengajar adalah mendidik, satu ...

SGI Bima: Anak-Anak Sastra Membela Sastra Di Komunitas Sastra

Gambar
Kurang easy going gimana coba? Di kampus Sastra, kamu bakal sering ketemu mereka yang kuliah cuma pakai kaos oblong, jeans belel, sama sendal jepit. Vespa sama motor-motor tua juga sering terlihat di parkiran Sastra. Bukan cuma penampilannya yang easy going, sikap dan cara berpikir mereka pun gak kalah woles. Baca puisi di depan kelas atau latihan drama di halaman kampus sampai dikira orang gila? Udah biasa! Mendadak ujian esai Sejarah Kesusastraan yang hafalannya amit-amit? Santai, pasti bisa! ㅤㅤ Tapi, sikap dan penampilan yang easy going gak lantas menjadikan mereka pribadi yang seenaknya atau gak punya perhitungan. Justru mereka adalah para pemikir-pemikir ulung yang bisa taktis dalam menghadapi masalah. Lah, gimana tuh maksutnya? Percaya aja deh bahwa keakraban mereka dengan buku-buku Sastra sudah cukup menempanya jadi pribadi yang kritis, gak malas mikir, dan selalu penuh perhitungan dalam membuat keputusan ㅤㅤ “Anak Sastra emang nyantai; bisa ke kampus pakai kaos oblong, senda...

SGI Bima: Buku Antologi Bhineka Dalam Karya Terbit

Gambar
Maka, inilah mereka, para Penyusun buku Antologi Karya Penulis Nusantara “BHINNEKA DALAM KARYA”: Aminuddin Aziz Anis Sulistiyani Annisa Maulida Antonius Raditya Apriani Nur Arif Setiawan Arif Setya Arlando Mahaputra Umbu Wuda Bayu Aji Dandy Ashghor Dawudi Dede Irma Suryani Dedy Purwoko Denik A Nuramaliya Dewi Ayuningtyas Dian Nur Fadhila Dimas Ridho Wahyu Eka Ilham Fahry Kusuma Fajar Anugrah Tumanggor Fajar Listyo Putro Gunawan Kusuma Hera Maysaroh Ihdiyani Rezky Aulia Arham Iwan Ridwan Khairul D. Iman Maya Putranti Meria M Napitupulu Monika Nadia Ayu Pramesty S Nagawati Limantara Nila Candra Cahyani Nugraheni Setyaningrum Nur Laeli Nur Taufik Putu Debby Yolanda Qurratul Ainiyah Radit Pratama Rangga Atmaja Ratna Ardiani Rendy Langgeng Tri Yusniar Rido Argo Mukti Rini Eka Puspitasari Rio Aditya Pratama Safera Ferliyanti Samsurijal,S.Pd Samuel Simanungkalit Septian Cahya Siti Mukaramah Tista Apryandani Umi Marfathonah Verlyna Dian Prat...

SGI Bima: Memaknai Sebuah Kehilangan Oleh:Eka Ilham

Gambar
Dalam kesendirian kita semua, ada saatnya kita dalam alam bawa sadar bahwasannya kita pernah memiliki sesuatu yang berharga dalam kehidupan ini. Kehilangan itu akan tersadar apabila orang-orang yang kita sayangi dan cintai sudah tidak berada disisi kita. Dalam kesendirian kita bertanya, mengapa pada saat disisi kita tidak menyayangi orang-orang yang kita cintai. Kehilangan orang tua kita, kadang-kadang kita suka melawan perintah orang tua, menganggap bahwa sesuatu itu tidak sesuai dengan keinginan kita, menganggap itu sebuah persoalan. Ketika ibu dan ayah kita tidak berada disisi kita, dalam kesendirian dan kesepian kita di bilik kamar kita, baru menyadari bahwasannya ibu dan ayah kita adalah sesosok pelindung kita dikala mereka berada disisi kita. Sungguh penyesalan itu tidak ada gunanya. Andaikan kita sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tua kita pada saat mereka ada disisi kita tentunya penyesalan tidak akan ada pada diri kita. Sayangilah ibu dan ayahmu selagi mereka masih ...

SGI Bima: Aku Melihat Tuhan Di Mata Dan Hatimu Oleh:Eka Ilham

Gambar
Kemulian Tuhan di dunia dan akhirat telah dihadirkannya sesosok manusia yang disebut ibu dan ayah kita. Pengorbanan yang tak terbatas ada pada diri mereka. Merekalah yang mendidik dan membesarkan kita bahkan sampai kita sudah berkeluargapun kasih sayangnya masih mereka curahkan ke kita. Kita masih di anggap buah hatinya yang dia sapih dan dia ajarkan tentang hidup. Aku meliha Tuhan di ibu dan ayahku. Ketulusannnya menjadikan hatinya yang selalu menginginkan anak-anaknya bahagia sampai di akhir hayatnya. Tidak ada kebahagian bagi mereka yaitu bisa melihat anak-anaknya sukses dan bahagia dalam mengarungi rumah tangganya. Tidak ada keluh kesah, yang ada ada adalah ketulusan hati untuk kebahagian anak-anaknya. Aku melihat tuhan dimatanya. Kasih ibu sepanjang hayat dan kasih ayah sepanjang hayat dunia dan akhirat. Mereka adalah orang pertama yang selalu mendampingi dan menjaga kita disaat kita terpuruk dan bangkit. Mereka tidak butuh harta untuk kita berikan. Mereka hanya butuh kasih sayang...

SGI Bima: Pendidikan Usia Dini Taman Bermain Oleh: Eka Ilham

Gambar
Foto: Nurul Kaila Ilham TK Pembina Bre Kec.Palibelo Pendidikan usia dini adalah taman bermain bagi anak-anak usia3-5 tahun, dunia anak merupakan tempat untuk bermain dengan teman-teman sebayanya, mengajarkan tentang dasar-dasar karakter. Bertutur kata yang baik pada temannya, guru dan orang tua sejak dini harus diperkenalkan pada anak usia dini. Disini dibutuhkan keteladanan dan kesabaran bagi orang tua, guru-guru PAUD/TK dalam memahami dan mengenalkan dunianya anak-anak dengan berbagai karakter yang berbeda. Sikap manja, polos, dan keluguannya anak-anak ini membutuhkan bimbingan dari kedua orang tuanya dan guru-guru di PAUD/TK. Anak-anak ini baru mengenal dunianya dari dia yang biasanya mengenal ayah, ibu, nenek, kakek, bibi, dan pamannya harus menyusaikan diri dengan teman sebayanya yang dengan berbagai karakter. Pengenalan akhlak dam mengenal bakat/minat anak usia dini adalah langkah yang tepat sebagai orangtua dan guru-guru PAUDnya. Sejak dini inilah anak-anak kita me...

SGI Bima: Fahmi Hatib Presidium FSGI Pusat Jangan Abaikan Kesehjahteraan Guru

Gambar
JAKARTA (HN)  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI berencana melakukan redistribusi guru di wilayah Tanah Air. Selain berkaitan dengan sistem zonasi sekolah, kebijakan ini juga tidak terlepas Foto:Fahmi Hatib.S.Pd Presidium FSGI Pusat Dari penerapan aturan belajar delapan jam satu hari melalui lima hari sekolah. Presidium Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Fahmi Hatib mengatakan, Kemendikbud harus melakukan redistribusi guru sesuai kebutuhan riil di sekolah. Kesejahteraan tenaga pengajar yang terdistribusi ke daerah terpencil juga tidak boleh diabaikan. "Saya berharap tidak hanya guru unggulan yang didistribusikan ke sekolah pelosok. Pemerintah juga tetap harus mendukung fasilitas mereka. Jangan sampai tujuan meratakan kualitas pendidikan menurunkan semangat para pengajar," kata Fahmi kepada  HARIAN NASIONAL , Minggu (16/7). Fahmi menilai, penumpukan tenaga pengajar di satu sekolah favorit menjadi penyebab kualitas pendidikan Indonesia ti...

SGI Bima: Telah Terbit Buku Terbaru "Orang Kaya Dinegeri Miskin"Oleh: Eko Prasetyo

Gambar
Sesungguhnya, Tuhan tidak pernah menghukum mereka, tetapi hanya ingin mendidik dan mengajarkan pada mereka ‘kesabaran’. Sebaliknya orang-orang yang terlahir ‘beruntung’ sering kali  menganggap bahwa, apa yang ia peroleh adalah semata-semata hasil kerja keras usaha sendiri. Padahal tidak sedikit dari mereka diuntungkan kedudukan dan kesempatan untuk menumpuk pundi-pundi kekayaan mereka. Jadilah orang-orang kaya di negeri ini begitu angkuh dan sombong, dimana penduduknya banyak yang kelaparan. ㅤㅤ Orang kaya di negeri ini lebih suka mengoleksi barang-barang antik dan mendengar suara burung perkutut yang harganya miliaran rupiah, daripada mengulurkan uang koin untuk mengurangi cerita duka orang miskin. Memang sulit untuk bisa dipahami, kebiasaan yang tidak lazim dan mahal ini menjadi semacam kesukaan orang-orang kaya. Begitu tulis Eko Prasetyo dalam buku ini, orang kaya di Negeri Miskin. Bagi sebagian orang kaya di negeri miskin, orang miskin harus mengatasi sendiri problem kemiskina...

SGI Bima: Lagu Kita Masih Sama Karya Eka Ilham Ketum SGi Bima Masuk Nominasi 6 Terbaik Menulis Tingkat Nasional

Gambar
PENGUMUMAN 15 KARYA TERBAIK SAYEMBARA MENULIS TINGKAT NASIONAL BHINNEKA DALAM KARYA Salam hangat, Seperti yang telah kami janjikan, malam ini akan kami umumkan Penulis yang karyanya masuk dalam 15 Karya Terbaik Sayembara Menulis Tingkat Nasional BHINNEKA DALAM KARYA: “Menyatukan Indonesia Dalam Karya” Kami tak akan jemu untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas karya, emosi, doa, dukungan dan apresiasinya yang telah dicurahkan untuk event ini. Maka inilah mereka para Penulis yang terpilih dalam 15 Karya Terbaik pada event ini: 1. Antonius Raditya 2. Arif Setiawan 3. Dandy Ashghor Dawudi 4. Dedy Purwoko 5. Dimas Ridho Wahyu 6. Eka Ilham 7. Fajar Anugrah Tumanggor 8. Iwan Ridwan 9. Nugraheni Setyaningrum 10. Nur Taufik 11. Rendy Langgeng Tri Yusniar 12. Rido Argo Mukti 13. Rio Aditya Pratama 14. Septian Cahya 15. Wahid Ibnu Nugroho (Nama-nama di atas diurutkan sesuai abjad) Selamat bagi para Penulis yang karyanya terpilih. Kepada para Penulis yang karyanya ...

SGI Bima:Press Release Sarasehan Rembug Pendidikan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Lokal

Gambar
Press Release Sarasehan Rembug Pendidikan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Lokal Soekarno, Presiden pertama RI, sejak awal kemerdekaan sudah berpikir keras bagaimana membangun karakter nasional (national character building). Soekarno menyadari dengan membangun karakter bangsa yang kuat, maka bangsa ini akan menjadi besar. Soekarno lewat Tri Saktinya menekankan pentinganya, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya. Berkepribadian secara sosial budaya merupakan pijakan dasar bagi pendidikan karakter bangsa Indonesia. Secara sosiologis, sosial budaya berbicara tentang pola hidup, tingka laku, adat-istiadat, norma dan aturan yang hidup dimasyarakat serta sederetan nilai lokal lainnya yang hidup dan menghidupi masyarakat Indonesia dari Sabang-Merauke. Tokoh pedidikan nasional Ki Hajar Dewantara, merupakan salah satu tokoh pendidikan yang menawarkan konsep nilai lokal sebagai basis perjuangan pendidikan di Taman Siswa. Dengan kons...

SGI Bima: Jabatan Adalah Amanah

Gambar
Jabatan Intropeksi untuk diriku, saya, aku, dia, kita, mereka dan tuan Foto: Cover Buku Antologi Puisi My Teacher Penerbit Aksara Aurora Media Jabatan itu adalah amanah. Besok lusa, hanya soal waktu pasti akan diambil kembali. Sifatnya selalu temporer, sementara waktu saja. Maka, sungguh beruntung, barangsiapa yang menjadi kepala sekolah, kepala RT/RW, supervisor atau manajer perusahaan, hingga yang lebih tinggi lagi, bupati, gubernur, menteri, memahami nasehat ini dengan sangat membumi. Jabatan, kekuasaan hanyalah amanah. Dititipkan sebentar saja ke kita--mungkin karena kompetensi kita, mungkin karena pilihan terbaik dari yang terburuk, mungkin karena orang tua kita orang penting, apapun penyebab kita menggenggam jabatan, besok lusa pasti akan diambil kembali. Tidak perlu terlalu gembira saat menerima jabatan. Buat apa? Jika kita masih muda, dan dapat jabatan, tidak perlu buru-buru menepuk dada. Itu justru mencemaskan, berarti terbentang panjang kesempatan kita tergelinc...

SGI Bima: Guru-Guru Produktif Sangat Kekurangan Di SMK Kabupaten Bima dan Kota

Gambar
Bima , Kabupaten Bima dan Kota Bima saat ini mengalami kekurangan guru-guru produktif. Foto: Dr.Arie Sujito Akademisi UGM Eka Ilham.M.Si Ketum SGI Bima Guru kelautan, guru agro bisnis perikanan, guru teknik komputer dan jaringan, guru parawisata, dan guru-guru produktif lainnya. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya para mahasiswa yang mengambil jurusan produktif di PTN dan PTS di Indonesia, ketertarikan masyarakat lebih pada jurusan-jurusan guru adaptif seperti bahasa inggris dan lainnya. Sekolah-sekolah SMK masih sangat kekurangan guru produktif yang sesuai dengan bidangnya. Pada akhirnya guru-guru produktif di bantu oleh guru-guru adaptif untuk memegang mata pelajaran yang produktif. Untuk itu pemerintah salah satu cara mensiasiati kekurangan guru produktif melakukan pelatihan bagi guru adaptif untuk mengikuti program ganda ujar ketua umum sgi bima Eka Ilham(13/7/17). Sejak dini para guru disekolah harus bisa mengarahkan siswa-siswi SMK untuk mengambil program atau jurusan il...

SGI Bima: Kumpulan Cerpen My Teacher Penerbit Aksara Aurora Media Terbit Bulan Ini

Gambar
Jangan Panggil Aku Guru Oleh: Maulana Ikbal Penerbit Aksara Aurora Media dalam bulan ini akan menerbitkan kumpulan cerpen tentang guru yang di ikuti oleh para penulis dari seluruh Indonesia salah satunya Maulana Ikbal guru seni rupa SMAN 4 Kota Bima yang merupakan Korwil Serikat Guru Indonesia(SGI)Kota Bima. Cerpen ini sangat menarik. Seorang yang berprofesi guru tetapi tidak ingin dipanggil sebagai seorang guru. Cerpen karya Maulana Ikbal ini semakin menarik dengan bahasa-bahasa yang sederhana tetapi mengena pada realitas keseharian kita alami sebagai seorang guru. Disamping itu cerpenis-cerpenis di buku ini juga tentunya akan menyajikan cerita-cerita yang mengharu biru tentang perjuangan dan kisah perjalanan guru sebagai pahlawam tampa tanda jasa. Kita tunggu buku ini terbit semoga menginspirasi kita semua.

SGI Bima: Lakpesdam PCNU Bima, SGI Bima Diskusi Bersama Dengan Dr. Arie Sujito Akademisi UGM

Gambar
Bima, Selasa 11 Juli 2017 bertempat di Kantor Lakpesdam PCNU Bima, SGI Bima mengadakan diskusi bersama dengan akademisi UGM Dr.Arie Sujito. Dalam Kesempatan tersebut banyak hal yang disampaikan baik itu berkenan dengan dunia pendidikan dan desa sebagai sentral perbaikan manusia seutuhnya. Kita harus punya mimpi yang besar untuk memberikan pencerahan dimulai dari desa, jangan memaksa mereka memahami kita sebagai intelektual perubahan tetapi kita yang harus memahami kita ungkap Arie Sujito di sela diskusi bersama. Sebelum republik ini berdiri, desa sudah berdiri untuk desa harus dimakmurkan yang selama ini pada masa-masa yang dahulu desa sudah tertindas dan terampas kebagiagiannya, sudah saatnya desa mengelola dan memastikan bahwa desa adalah sumber kemakmuran bagi rakyatnya. Dalam kesempatan tersebut lebih khusus kepada SGI Bima tetaplah mengorganisir para guru karena guru adalah suri tauladan bagi masyarakat desa, fakta dilapangan suara guru masih didengar oleh masyarakat desa. Guru se...

SGI Bima: Perintah Membaca, Berpikir Dan Menulis Dalam Alqur'an Oleh: Eka Agus Sarta

Gambar
Perintah Membaca, Berpikir Dan Menulis Dalam Alqur'an Allah SWT telah menurunkan Al-Quran sebagai pedoman hidup seluruh manusia dengan berita, aturan-aturan juga pesan-pesan yang sempurna dan mecakup seluruh aspek kehidupan di dunia untuk mencapai keselamatan dunia dan akhirat. Allah tidak mungkin menurunkan sesuatu tanpa ada suatu pesan berarti di dalamnya, begitupun dengan Al-Quran. Ayat dari Al-Quran yang pertama kali diwahyukan kepada Rasulullah SAW. adalah sebagai berikut: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan,” (1) “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” (2) “Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,” (3) “Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qalam (pena),” (4) “Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (5) (QS. Al-Alaq: 1—5) Jika kita kaji lebih lanjut tentang ayat tersebut, betapa Allah menurunkan ayat tentang perintah membaca sebagai wahyu pertama itu menandakan pentingnya membaca sebagai landas...

SGI Bima: Segera Terbit Antologi Puisi My Teacher

Gambar
Sang Guru Dan Guru Terpencil Oleh: Eka Ilham Dalam waktu dekat ini Aksara Aurora Media akan menerbitkan sebuah karya para penulis di seluruh Indonesia. Kumpulan puisi tersebut merupakan suara guru dari seluruh Indonesia. Puisi-puisi ini mencoba digambarkan dalam bait-bait puisi yang menghentakkan titik nadir kesadaran kita bahwasannya pahlawan tampa tanda jasa ini, hidup dari tanggung jawab tampa batas dengan gaji terbatas. Kumpulan puisi ini mencoba menggambarkan kisah-kisah perjuangan guru dengan suka dukanya sebagai seorang guru. Salah satu dari kumpulan puisi my teacher tersebut adalah karya Eka Ilham Ketua umum Serikat Guru Indonesia(SGI) Bima yang berjudul Sang Guru dan Guru Terpencil. Potret pendidikan di daerah terpencil coba dituangkan dalam bait-bait puisi. Paling tidak suara guru di pelosok terpencil dapat didengar dan dibaca oleh para guru diseluruh Indonesia dan para pemimpin negeri ini.

SGI Bima:Saat Lima Hari Anak di Sekolah Oleh: Retno Listyarti.M.Si

Gambar
Saat Lima Hari Anak di Sekolah Pro-kontra terhadap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah menyisakan tanda tanya besar terhadap kinerja pemerintah dalam memenuhi delapan standar nasional pendidikan dalam delapan tahun terakhir pasca-keputusan Mahkamah Agung atas gugatan ujian nasional yang diajukan masyarakat. Mereka yang kontra masih menggunakan argumen yang sama saat mengkritisi kebijakan UN ataupun Kurikulum 2013, yaitu belum terpenuhinya standar minimum pendidikan di seluruh Indonesia sebagaimana disebutkan dalam keputusan kasasi MA. Meski secara lisan Mendikbud dan para pendukung kebijakan lima hari sekolah menyatakan kebijakan ini untuk penguatan pendidikan karakter (PPK) di sekolah, tidak ada penjelasan gamblang dalam Permendikbud No 23/2017 yang menjelaskan seperti apa PPK yang akan diimplementasikan. Yang gamblang diatur justru lamanya berada di sekolah, bahkan urusan lamanya istirahat pun didetailkan dalam Pasal 2 Ayat ...

SGI Bima: Pendidikan Dan Rantai Kemiskinan Oleh: Rhenald Kasali

Gambar
PENDIDIKAN DAN RANTAI KEMISKINAN Kisah anak-anak dari keluarga kurang mampu yang berhasil menembus perguruan tinggi sudah sering kita dengar. Seperti yang dialami Raeni, anak tukang becak yang meraih IPK 3,96 di Universitas Negeri Semarang. Ia bahkan mendapat tawaran kuliah S-2 ke Inggris. Setiap kali ke daerah pertanian, saya sering menemukan petani yang melakukan segala upaya agar anak-anaknya jangan lagi jadi petani, dengan menyekolahkan anaknya menjadi sarjana. Namun, sukseskah mereka memutus mata rantai kemiskinan? Bukankah pada statutanya kini PTN BH wajib memberikan beasiswa 20 persen untuk kalangan kurang mampu? Aliran Kognitif Kesadaran afirmatif, memberi akses pendidikan seperti di atas bukan hanya ada di sini. Harusnya kita percaya sekolah bisa menjadi anak tangga yang bagus untuk memutus mata rantai kemiskinan. Pendapat umum mengatakan keluarga miskin melahirkan generasi-generasi yang sama miskinnya karena ketiadaan akses untuk  mencapai pendidikan yang tinggi. ...

SGI Bima: Inspirasi Pagi Dalam Aksara

Gambar
Kebaikan membawa kemuliaan. Akan ada banyak orang yang mendoakanmu karena kebaikan yang telah kamu perbuat.

SGI Bima: SENI MEMIMPIN SUPERTEAM BUKAN SUPERMEN. OLEH:ABDUL BARRY.S.Pd

Gambar
SENI MEMIMPIN : SUPERTEAM BUKAN SUPERMEN Sungguh,penulis terkesima membaca kata kata penuh makna seorang prajurit,Danyon para Raider Letkol Josep Tanada Sidabutar,ia mengatakan bahwa pemimpin adalah yg bekerja paling keras,berkorban paling banyak dan mengambil paling sedikit,tapi Tuhan akan memberikannya yg paling besar.bukan sebaliknya.pernyataan ini selaras dengan nilai-nilai kepemimpinan yg sudah kita ketahui sebelumnya tetapi juga kontras dengan kondisi kita saat ini. Manusia adalah khalifah di muka bumi,sebagai wakil Tuhan di bumi,Manusia mengemban tugas tugas kepemimpinan yg bervisi kesejahteraan bagi semua.tugas tugas kepemimpinan itu di mulai dari bahwa setiap pribadi adalah pemimpin bagi dirinya,keluarga,lingkungan dan Negaranya. Konsep kepemimpinan Ideal sudah sangat sempurna di contohkan oleh Muhammad saw 15 abad yg lalu,beliau di samping sebagai utusan Tuhan di Bumi,yg bertugas menyampaikan pesan pesan Ilahiah sekaligus profetik bagi Manusia dan Alam semesta,juga ...

SGI Bima: Stigma Pahit Sekolah Jualan Buku dan Seragam Oleh: Priyandono

Gambar
Stigma Pahit Sekolah Jualan Buku Dan Seragam Oleh: Priyandono Fenomena Jelang Tahun Ajaran Baru. Tema ada di bawah. Yuk, kita diskusikan Jelang awal tahun ajaran, sekolah selalu menjadi sorotan publik. Salah satunya adalah tata cara dan mekanisme kepemilikan buku dan seragam. Kerap sekolah dituduh jualan buku dan seragam. Guru pun dituding menjadi kepanjangan tangan penerbit dan distributor kain. Stigma itu sungguh sangat menohok, menyakitkan. Bahkan, ada Lembaga Swadaya Masyarakat yang demo di depan kantor wakil rakyat. Bahkan, ada orang tua wali murid yang mengadu ke Dinas Pendidikan. Mereka menduga ada beberapa sekolah yang mengoordinasi penjualan buku dan seragam. Sehingga biaya awal masuk sekolah menjadi sangat besar. "Daftar ulang memang gratis, tapi seragam dan bukunya itu yang harganya selangit," katanya Sekolah memang berpotensi dibidik para pebisnis. Bagi pebisnis, sekolah bukan hanya sekedar tempat ngangsu kawruh, tapi juga lahan yang subur bagi pengemba...